Senin, 05 Oktober 2015

5 Cara Menguatkan Rupiah

Penurunan nilai rupiah adalah kenyataan buruk yang sekarang kita hadapi. Terhadap fenomena ekonomi ini, banyak opini dan analisis berseliweran, dari yang mengkritik habis-habisan kinerja pemerintah di bidang ekonomi hingga yang berusaha memberikan masukan kepada tim ekonomi Jokowi.

Di ranah internet, para netizen yang masih memiliki kepedulian terhadap perekonomian bangsa turut melakukan upaya untuk menguatkan rupiah. Nilai mata uang Negara Garuda yang terus menurun membuat sebagian masyarakat mengampanyekan sebuah gerakan melalui tagar #KuatkanRupiah.

Gerakan ini menjadi viral antarmedia sosial, mulai dari twitter, Instagram, hingga Path. Apa sajakah poin-poinnya? Simak 5 Cara Menguatkan Rupiah berikut ini!

1. Berani Memegang Rupiah

Meski berbagai media kerap memberitakan penurunan nilai rupiah, kita harus yakin nilai rupiah tidak akan terus menerus jatuh. Hal ini disebabkan karena kenaikan dan penurunan perekonomian berlaku seperti sebuah siklus. Cepat atau lambat, nilai mata uang ini akan kembali menguat.

Bila meyakini hal ini, masyarakat akan memiliki keberanian untuk memegang rupiah. Tentu makna memegang rupiah di sini tidak secara literal memegang uang tersebut. Makna memegang rupiah di sini ialah tidak terbawa arus untuk ikut-ikutan menukarkan rupiah ke dolar.



2. Beli Produk Lokal

Cara yang juga efektif dalam menguatkan rupiah adalah dengan mengurangi konsumsi produk impor. Pengurangan konsumsi produk impor memiliki andil dalam menguatkan rupiah karena mengurangi ketergantungan kita terhadap dolar atau mata uang asing lainnya.

Mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi produk dalam negeri. Perbedaan kualitas tentu akan menjadi pertimbangan, namun bila hal ini dilakukan secara bersamaan, selain memberi rizki kepada para pelaku usaha dalam negeri, kamu juga berperan penting dalam menjaga bahkan menguatkan nilai rupiah.


3. Perbanyak Transaksi dengan Rupiah

Melalui informasi gambar yang menjadi viral di media sosial, diberitahukan bahwa ada beberapa sektor yang sebenarnya bisa ‘dipaksa’ untuk penggunaan rupiah. Salah satu sektor yang dimaksud ialah sektor pariwisata.

Seperti diketahui, sektor pariwisata banyak menggunakan mata uang asing dalam transaksinya, terutama pada tempat-tempat yang telah tersohor bagi para wisatawan mancanegara.

Dengan membuat regulasi yang mengharuskan penggunaan mata uang rupiah pada tempat-tempat tersebut, misalnya, turis lokal dan—terutama—mancanegara akan menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya. Dengan sendirinya, mereka akan membuat ‘wajah’ rupiah kembali sumringah.



4. Jangan Ambil Keuntungan

Keperkasaan dolar membuat sebagian besar spekulan berupaya menukarkan rupiahnya menjadi dolar. Harapannya, tentu agar mereka memperoleh keuntungan. Akibatnya, rupiah terus dikeroyok hingga semakin bonyok.

Memang tidak mudah untuk mengikuti poin ini. Dibutuhkan nasionalisme yang kuat untuk tidak tergoda mengambil keuntungan dari kejatuhan rupiah. Namun, bukankah untuk meraih keuntungan, ada begitu banyak strategi investasi lain yang dapat digunakan?



5. Untuk yang Berlebih, Sisihkan Sebagian

Beberapa orang berkemampuan finansial lebih dari cukup biasanya memiliki simpanan dolar sebagai bagian dari portofolio keuangannya. Simpanan ini dilakukan sebagai bagian dari diversifikasi investasi mereka. Salahkah? Tentu tidak.

Meski demikian, peristiwa ini bisa menjadi momentum bagi mereka untuk berperan menyelamatkan perekonomian bangsa dengan cara sederhana. Bila memiliki ‘cadangan dolar’ dalam portofolio keuanganmu, kamu dapat menukarkannya ke dalam rupiah.

Setelah itu, kamu bisa menginvestasikannya dalam instrumen-instrumen keuangan yang saat ini relatif tangguh menghadapi krisis, misalnya reksadana. Namun, tetap cermati produk reksadana yang hendak kamu tuju, ya.

Penurunan mata uang dalam negeri memang bukan berita yang membuat kita berseri-seri. Namun, langkah-langkah kecil yang kita lakukan di atas setidaknya punya andil dalam membuat nilai mata uang tercinta tidak semakin membuat ngeri. Karena itu, saatnya kita berperan untuk membuat rupiah kembali menari.

Tips Menghemat Baterai Android Anda

1. Biasakan untuk menghabiskan isi baterai gadget agan (atau minimal sampai dalam keadaan low bat) kemudian lakukan pengisian ulang sampai keadaan maksimal! Ini merupakan hal yang paling dasar dan sangat umum (bahkan di beberapa user guide handphone agan pun tertulis demikian).

2. Gunakan apps manager (baik yg bawaan gadget atau thirdparty) spt systempanel (thirdparty) atau task manager (bawaan gadget).
Aplikasi ini sungguh, umm, baiklah cukup menarik dan membantu agan untuk menutup aplikasi yang tidak dibutuhkan.
Saran ane hanya tutup apps dr thirdparty aj (dan jikalau terjadi nge lag/nge hang saja)

3. Matikan wifi / Bluetooth / GPS jika tidak digunakan. Kontrol pula intensitas layar gadget agan, yang tentunya paling banyak memakan daya baterai.
Jika berasa susah bisa download widget tambahan semisal Toggle Switch Tombol.

4. Selain cahaya layar, daya baterai juga terpengaruh oleh penggunaan EDGE dan GPRS. Hal ini berlaku untuk semua jenis handphone yang memiliki kemampuan untuk browsing. Selain itu, bisa diinstall jg APN on / off Widget merupakan aplikasi yang membantu untuk menjaga penggunaan paket data.
Secara manual dapat disetting dengan cara :
>Settings-data >manager-data >delivery-all mobile >data- jangan dicentang
* mgkn ad bbrp gadget beda penamaanny, tp prinsipny sama semisal data traffic

5. Stabilitas jaringan provider agan (2G/3G).
Pilih option “2G Networks Only” untuk mengaktifkan jaringan 2G..
Kualitas jaringan 3G di Indonesia msh blm stabil, maka lebih baik di set 2G only saja..
Perubahan dr 3G ke 2G atau sebalikny, itulah yg membuat konsumsi daya lbh banyak, sehingga bateray mjd lbh boros..
Toh ane rasa, klo cmn sekedar sms/telepon/browsing tidak memerlukan 3G

6. Hapus! Uninstall! Aplikasi yang tidak berguna. Selain bertujuan untuk membebaskan memori gadget (tentu saja!), aplikasi tidak penting itu hanya akan menabah beban baterai Android gadget agan. Ada satu aplikasi menarik bernama AtrackDog yang digunakan untuk mencari aplikasi yang tidak anda gunakan dan meminta konfirmasi penghapusan. Cukup berguna!

7. Overclocking..
Melakukan over clocking pada Android juga mempengaruhi kekuatan baterai, walaupun efek positif nya dapat mempercepat kinerja Android gadget agan. Bila tidak terlalu penting, sebaiknya hindari kegiatan over clocking ini.
Jadi overclock hanya disarankan untuk agan yg ud tau keuntungan dan jg konsekuensi dr penggunaan overclock ini..

8. Setting manual untuk mematikan koneksi sinkronisasi pada Android gadget
Masuk ke menu Settings > Accounts & Sync > Uncheck Back ground data. Hal ini sangat dianjurkan dalam menghemat baterai dengan mengagalkan sambungan langsung data yang secara otomatis tersinkronisasi dalam Google Service.

9. Screen timeout
Settinglah screen timeout agan secara normal..
Artinya, jangan terlalu cepat atau pun terlalu lama..
Terlalu cepat :
>= semisal agan sedang baca sms, tp krn screen timeout tll cepat, maka sebelum baca selesai, layar ud mati(idle) shg untuk nyalain agan harus tekan tombol power lg, hrs unlock dan baca lagi, ini tentu akan lbh banyak waktu total yg dihasilkan layar menyala
Terlalu lama :
>= semisal agan baca sms, dan ud selesai tp krn timeout ny tll lama, maka walaupun gadget agan ud ga kepake lg, tp layar tetep menyala, tentu ini akan lbh banyak total waktu yg dihasilkan ketika layar menyala..
Normalny adl 30 detik – 1 menit

10. Ringtone dan Wallpaper
Klo mau ektrim dalam menghemat bateray, bisa diset ringtone ny silent mode..
Caranya : >>settings-sound-silent >mode-dicentang
Dan gunakan wallpaper yang biasa aj ( alias bukan live wallpaper )..
>= krn live wallpaper lbh banyak memakan memori yg tentu saja scr ga langsung akan mempengaruhi daya tahan bateray..

Tips memilih processor untuk android anda

Jangan tertipu jumlah core bukanlah satu-satunya hal yang menentukan performa prosesor pada smartphone Android. Kami juga menampilkan perbandingan benchmark beragam prosesor Android saat ini.

Apa hal utama yang menjadi pertimbangan kamu ketika membeli smartphone Android? Ada yang menjawab bujet, performa, desain, namun ada pula yang memberi alasan lebih spesifik, yaitu jumlah core prosesor

Tidak ada yang salah dengan pernyataan "core lebih banyak, performa lebih cepat". Namun, hal ini tak selalu benar. Melalui artikel ini, kamu bisa mengetahui, faktor apa saja yang memengaruhi performa prosesor pada smartphone.

1. Manfaat prosesor multi-core

Jumlah prosesor sejatinya lebih berpengaruh terhadap performa smartphone dalam membuka banyak aplikasi sekaligus dalam satu waktu. Jadi, jika kamu jarang membuka banyak aplikasi bersamaan, jumlah core mungkin tak banyak membantu.

2. Tidak semua aplikasi Android mendukung prosesor multi-core

Namun, rata-rata aplikasi besar, terutama game, memang sudah dapat mengambil keuntungan dari banyaknya jumlah core pada sebuah prosesor. Inilah alasan mengapa NVIDIA pernah membuat Tegra 3+ pada HTC One+ yang memiliki 4+1 core prosesor. Saat menjalankan aplikasi berat, empat core yang akan bekerja. Namun saat menjalankan aplikasi komputasi ringan, hanya satu prosesor yang akan bekerja.

3. Multi-core = lebih boros daya

Jangan hanya fokus pada sisi positif yang dihasilkan dari prosesor multi-core. Kamu juga perlu mengetahui, lebih banyak jumlah core prosesor, lebih boros konsumsi daya yang dibutuhkannya. Jadi, smartphone dengan jumlah core prosesor lebih banyak biasanya lebih cepat kehabisan baterai.

4. Jumlah core bukan satu-satunya faktor

Jika kamu hanya melihat dan termakan iklan smartphone yang menjual jumlah core, kamu harus segera mengganti pola pikir kamu. Fitur, spesifikasi teknis, dan kecepatan prosesor adalah hal penting lainnya yang harus diperhatikan di samping jumlah core prosesor.

5. Dual-core mengalahkan quad-core?

Hal ini bisa saja terjadi dan memang sudah terjadi. Contoh paling mudah yaitu Intel Atom Z2560 (dual-core 1,6 GHz) bisa melebihi performa MediaTek MT6582 (quad-core 1,3 Ghz) pada benchmark AnTuTu dan benchmark lainnya. Ini dikarenakan ada teknologi tertentu yang dimiliki serta kecepatan prosesor yang lebih tinggi.

6. Quad-core premium vs quad-core ekonomis

Tahun 2013 dan 2014 ini bisa dikatakan sebagai tahun kesuksesan salah satu produsen chipset prosesor asal Taiwan, MediaTek. Pasalnya, MediaTek menawarkan prosesor quad-core yang ekonomis. Berbeda dengan chipset Qualcomm dan Exynos yang lebih identik dengan prosesor quad-core premium. Maka dari itu, performa kedua chipset ini lebih baik dibanding MediaTek.

7. Lalu, chipset apa yang cocok untuk saya?

Tahun 2014 ini, ada lima jenis chipset prosesor yang bisa kamu pilih, yaitu Qualcomm Snapdragon, MediaTek, Exynos, Intel Atom, dan NVIDIA Tegra. Jika bujet bukan sebuah halangan, pastikan kamu memilih prosesor dengan chipset Qualcomm atau Exynos. Keduanya memiliki performa komputasi lebih baik dari chipset lainnya. Untuk kamu yang sensitive terhadap bujet, pilihan jatuh pada Intel Atom dan MediaTek. Intel Atom saat ini masih mengandalkan prosesor dual-core, namun performanya bisa selevel dengan prosesor quad-core. Sementara MediaTek menawarkan prosesor quad-core dengan variasi produk sangat banyak dan murah.

Beda barang resmi, BM dan replika

Resmi:
- didistribusikan oleh distributor resmi dan dijual di toko-toko hp baik besar, sedang, atau konter.
- pada dus terdapat stiker POSTEL, berbahasa Indonesia, dan ada manual dalam bahasa Indonesia.
- klaim garansi bisa di service center resmi, bila masih dalam masa garansi dan belum root, harusnya tanpa biaya, itu juga bukan karena human error semisal dibanting atau dicelupin ke air.
- harga cukup mahal (relatif sih, tergantung ekonomi masing-masing) tapi sebanding dengan kualitas yang didapat (semisal cacat produk ya bisa minta ganti, biasanya 1-7 hari).

BM:
- didistribusikan oleh perorangan atau sekelompok orang atau beli sendiri dari luar negeri, tidak dijual di toko-toko namun secara langsung dari distributor.
- dus tidak ada stiker POSTEL, dan bahasa tulisan di dus adalah bahasa asing, pun dengan manual nya.
- klaim garansi hanya bisa ke distributor, biasanya 1-3 bulan, namun kalau distributor bangkrut ya resiko ditanggung sendiri.
service center resmi, terutama samsung, menolak garansi internasional, jadi dipastikan biaya servis mahal, belum lagi jika komponen tidak tersedia secara resmi.
- harga lebih murah karena tidak kena pajak (namanya juga pasar gelap), namun resiko tinggi (bisa produk baru, produk bekas, bahkan replika, dan tahun 2014 direncanakan pemerintah bekerjasama dengan operator untuk mematikan sinyal pada produk ilegal ini).

Replika:
- sama dengan BM, hanya saja produk yang dijual adalah tiruan (fisik) produk tertentu, biasanya smartphone samsung dan apel busuk.
- secara fisik mirip dengan aslinya, namun secara hardware seperti produk lokal, dan bisa jadi komponen yang digunakan adalah komponen bekas atau rusak, sehingga baterai tidak dapat diisi ulang, dan performa lebih parah dibanding produk lokal resmi.
- secara interface, bisa dial/telpon *#0*#, bila muncul LCD Test, maka bukan produk replika.
- harga yang ditawarkan bisa lebih rendah dari BM, namun kita hanya mendapat casing yang mirip asli, harusnya produk replika dihargai Rp 50.000,-.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk untuk memilih smartphone android

1. CPU (Central Processing Unit) dan RAM (Random Access Memory)

Kedua perangkat ini sangat penting sebagai motor atau mesin pengoperasian sebuah Smartphone. Sebut saja CPU, anda pasti sudah sering mendengar istilah ini, CPU biasa kita kenal pada sebuah komputer. Nah Smartphone Android yang baik adalah menggunakan CPU sebagai otak dari ponsel anda sehingga mampu menjalankan berbagai aktifitas di ponsel anda dengan sangat baik.

Smartphone android yang baik adalah yang menggunakan CPU Dual-core. Jadi sebaiknya perhatikan komponen ini.

RAM atau Random Access Memory juga memiliki peranan sangat penting dalam sebuah Smartphone Android. Gunanya yakni untuk mengatur keseimbangan berbagai perangkat saat ponsel anda sedang mengoperasikan multitasking. Sederhananya, dengan RAM yang baik maka saat anda mengoperasikan beberapa aplikasi android maka akan lancar dan tidak tersendat, tentu saja ini memberikan kenyamanan bagi anda. Smartphone Android yang baik memiliki RAM minimal 1GB.

2. GPU (General Processing Unit)
GPU berperan pada bagian Grafis. sebaiknya anda perhatikan perangkat ini, semakin besar spesifikasi GPU nya maka akan semakin bagus grafik yang ditampilkan. Contohnya pada saat anda menjalankan sebuah game 3 dimensi dengan kualitas HD, maka jika GPU anda bagus, maka tampilan grafisnya pasti akan sangat bagus dan membuat anda sangat betah berlama-lama bermain game.

3. Display Layar
Saat ini banyak produsen smartphone memberikan layar yang lebar dengan kualitas yang baik. bentuk smartphone juga hampir sama dengan produsen lainnya. Nah, yang perlu anda perhatikan yakni teknologi layar minimal untuk Smartphone android anda adalah tipe IPS (in-Plane Switches) dengan warna minimal 16 juta warna serta mendukung multitouch untuk memudahkan anda beraktifitas dengan ponsel anda.

Sementara ukuran layar sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan anda, jangan terlalu besar karena itu cukup merepotkan saat dibawa atau dioperasikan, misalnya susah jika sebatas ingin melakukan SMS dengan satu tangan, atau susah untuk sekedar dimasukan kedalam kantung saku anda. Pilih yang sedang saja dan jangan yang kecil.

4. Kualitas Kamera
Yup, apa namanya kalau sebuah Smartphone tanpa dilengkapi kamera. Anda pasti akan jenuh sekali karena tidak bisa ber "Selfie" ria dan menguploadnya di jejaring sosial kesayangan anda. Nah sebaiknya pilih Smartphone Android yang memiliki kamera belakang (utama) minimal 5MP. Terkadang kualitas hasil gambar dengan ukuran kamera yang sama berbeda, makanya minimal 5MP menjadi hal yang wajib untuk Smartphone anda.

5. Jaringan dan Konektifitas
Salah satu fungsi Smartphone adalah memudahkan anda dalam melakukan aktifitas internet. Maka sudah pasti Smartphone haruslah mendukung jaringan terbaik untuk unternet, yakni minimal jaringan 3G atau HSDPA, apalagi kalau mendukung jaringan LTE.
Selain itu, konektifitas seperti Wi-Fi, Bluetooth, USBport juga harus sudah tersedia.

6. Baterai
Smartphone yang baik tentu saja memiliki daya tahan standby yang lama. Anda tidak ingin kan saat sedang asik menjalankan ponsel anda tiba-tiba anda merasa batrai handphone anda cepat habis. Apalagi saat anda melakukan online yang menyedot banyak daya. Nah sebaiknya pilih Smartphone dengan baterai dengan daya besar, minimal 2000mAh dan lebih besar lebih bagus.

7. Merek
Saat ini banyak merek ponsel yang menawarkan Smartphone andalannya. Hal ini pasti membuat anda bingung akan memilih Smartphone merek apa. Anda tidak perlu bingung ketika merek yang anda pilih adalah Samsung atau iPhone. Tapi selain itu, pastikan anda mengetahui rekam jejaknya dan galery resminya, hal ini untuk memudahkan anda ketika akan menservice ponsel anda.